mirror

 

kini kutatap cermin kedewasaan

kukerutkan keningku

seraya aku berkata pada bayanganku

belajarlah dari perjalanan hidupmu

 

Aku terdiam

Hanya mencucurkan air mata

Aku coba menghapusnya

dan biarkan semua berjalan seperti realita

my room, 25 Maret 08.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: